REPUBLIKA.CO.ID,KAIRO — Lembaga fatwa resmi Mesir, Dar Al-Ifta, mengumumkan jika 1 Ramadhan 1447 Hijriah resmi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil setelah otoritas terkait melakukan pemantauan hilal pasca-shalat Maghrib pada Selasa malam, seperti dilansir dari Ahram Online. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, Dar Al-Ifta mengonfirmasi pada Rabu, 18 Februari, merupakan hari ke-30 sekaligus hari terakhir bulan Sya'ban. Dengan demikian, Mesir yang notabene dikenal sebagai negeri Maghribi di bagian barat bumi - bagian paling awal yang menyaksikan matahari tenggelam - tidak bisa menyaksikan hilal pada Selasa. Dar Al-Ifta menyatakan, terlepas dari adanya perhitungan astronomis, pengumuman resmi hari pertama Ramadhan di Mesir tetap bergantung pada pemantauan hilal secara sah (rukyatul hilal) sesuai dengan kriteria syariat yang telah ditetapkan.