REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah mengamankan empat orang anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Empat orang itu diduga merupakan pelaku penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus. Komandan Puspom (Danpuspom) TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan internal sejak peristiwa itu terjadi pada Kamis (12/3/2026). Pemberi PerintahTak hanya itu, Puspom TNI juga bakal menelusuri pihak yang memberikan perintah kepada para pelaku untuk melakukan aksinya. "Jadi yang terkait dalam perintah siapa nih, kan gitu, jadi nanti kita masih sedang kita dalami ya.