REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat tampaknya siap menyerang Iran dalam beberapa hari mendatang. Jika kesepakatan pada menit terakhir tidak dapat dicapai, Presiden Donald Trump memutuskan untuk memerintahkan pasukan AS untuk menyerang, lalu apa saja kemungkinan akibatnya? Rezim yang sudah melemah digulingkan, dan akhirnya bertransisi menuju demokrasi sejati saat Iran dapat bergabung kembali dengan dunia. Dalam kekacauan pasca-serangan AS, dapat dibayangkan bahwa Iran akhirnya diperintah oleh pemerintahan militer yang kuat yang sebagian besar terdiri dari tokoh-tokoh IRGC. Iran membalas dengan menyerang pasukan AS dan negara-negara tetangganyaIran telah bersumpah untuk membalas setiap serangan AS, dengan mengatakan bahwa "jari mereka siap menembak".