REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Teheran kembali mengancam dengan menggunakan kartu strategis Selat Hormuz seiring dengan mobilisasi militer Barat di Timur Tengah dan meningkatnya ancaman Amerika Serikat untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Kali ini dengan menggambarkan kemampuannya mengendalikan selat tersebut dengan istilah kontrol cerdas. Dalam konteks ini, Asisten Politik Komandan Angkatan Laut Garda Revolusi, Mayor Jenderal Mohammad Akbar Zadeh, mengatakan negaranya sekarang memiliki kontrol cerdas dan penuh atas Selat Hormuz. Meskipun waktunya sensitif, pernyataan ini bukanlah hal baru, karena mantan Panglima Pasukan Garda Revolusi, Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari, pernah mengatakan strategi Iran didasarkan pada kontrol cerdas atas Selat Hormuz. Dalam wawancaranya dengan Aljazeera, dikutip Republika.co.id, Rabu (28/1/2026), Mohammadi menjelaskan Korps Garda Revolusi memiliki dua pilihan utama untuk mengontrol selat tersebut.


Source:   Republika
January 28, 2026 10:55 UTC