Sementara di Gaza, Israel terus dengan leluasa melakukan pembantaian demi pembantaian. Serangan hari ini adalah yang terbesar sejak pengumuman gencatan senjata diumumkan Presiden AS Donald Trump pada 10 Oktober 2025 lalu. Militer Israel berdalih pihaknya menargetkan komandan dan lokasi milik kelompok militan Palestina Hamas dan sekutunya, Jihad Islam, sebagai respons terhadap pelanggaran gencatan senjata. Tiga orang bersenjata dibunuh oleh pasukan Israel dan orang keempat, yang oleh militer Israel digambarkan sebagai komandan Hamas di wilayah tersebut, ditangkap. Hamas menggambarkan serangan Israel pada Sabtu sebagai upaya yang kejam dan menyedihkan untuk membenarkan pembantaian mengerikan terhadap warga sipil.


Source:   Republika
January 31, 2026 22:35 UTC