Anggota DPR RI Komisi II, Azis Subekti, mengingatkan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi tidak terjebak menjadi sekadar proyek pembangunan fisik semata. Azis yang juga merupakan Satgas Pengawasan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana dari Fraksi Gerindra, menekankan bahwa kecepatan pembangunan tidak selalu berbanding lurus dengan ketepatan arah. Menurutnya, sering kali negara membangun kembali rumah dan jembatan, namun membiarkan lanskap ekologis yang rusak tetap hancur. "Akibatnya, bencana yang sama datang kembali, dengan daya rusak yang sering kali lebih besar," ujar Azis di Jakarta, Sabtu (31/1/2026). Guna memutus siklus bencana ini, Azis menawarkan lima langkah kebijakan operasional berbasis ekologi yang harus diambil pemerintah.