Hal ini disampaikan dalam Seminar Internasional Fikih Lingkungan (Ekoteologi) di Universitas Al-Azhar Conference Center, Kairo, Mesir, pekan lalu. Karena itu, setiap aktivitas yang merusak lingkungan sejatinya telah menyimpang dari tujuan ibadah dan hakikat pembangunan peradaban," ujar Menag dalam keterangannya di Jakarta, Rabu. Menurut Menag, konsep ekoteologi menjadi fondasi penting dalam membangun kesadaran kolektif umat Islam mengenai amanah menjaga alam. Di sela-sela kegiatan, Menag juga menyerahkan secara simbolis mushaf Al Quran braille yang diterbitkan Kementerian Agama RI kepada Rektor Universitas Al-Azhar Salama Gomaa Dawud. Dalam sambutannya, Rektor Al-Azhar Salama Gomaa Dawud menegaskan Islam memiliki perhatian besar terhadap upaya pelestarian lingkungan.


Source:   Republika
January 26, 2026 11:05 UTC