REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Seorang spesialis sistem drone Kanada memperingatkan bahwa meningkatnya penggunaan 'kawanan drone' berbiaya rendah oleh Iran dapat menimbulkan ancaman serius terhadap aset angkatan laut utama AS. Chell, dilansir Fox News, berpendapat bahwa kemampuan drone Iran dapat dimanfaatkan untuk melancarkan serangan menggunakan hulu ledak berbiaya rendah. Chell mengatakan Iran telah membangun ancaman drone-nya melalui pesawat tanpa awak yang dirancang untuk melakukan serangan intensif dan bervolume tinggi terhadap sistem canggih secara teknologi. Taktik tersebut sebagai tantangan signifikan bagi pertahanan angkatan laut tradisional. Armada militer ASPresiden AS Donald Trump menyatakan pada Selasa (27/1/2025) bahwa armada AS lainnya sedang berlayar menuju Iran.