REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Investor diprediksi memilih bersikap wait and see sembari menunggu kepastian pergantian pejabat Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengundurkan diri. Situasi tersebut membuat pergerakan pasar saham diproyeksikan masih volatil dalam beberapa hari ke depan. Taufikurahman menilai investor cenderung menunggu kejelasan arah kebijakan dan figur pengganti sebelum mengambil langkah investasi lanjutan. Selain ketiga pejabat tersebut, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK I.B. Tekanan pasar tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan yang turun dari 8.980,23 pada penutupan Selasa (27/1) menjadi 8.232,20 pada Kamis (29/1).


Source:   Republika
January 31, 2026 11:42 UTC