(Al Jazeera)SATU tahun memasuki masa jabatan keduanya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghancurkan tatanan usai Perang Dunia II yang belum pernah terjadi. Baca juga : Trump: Kurang Kendali AS atas Greenland tidak Dapat DiterimaPasukan komando lantas menculik presiden sayap kiri Nicolas Maduro, musuh lama AS. Baca juga : Habis Venezuela, Trump Ancam Kuba, Meksiko, KolombiaNamun Trump juga meninggalkan cara-cara tradisional dalam bernegara saat ia bersumpah untuk bertindak sendiri dalam visi Amerika Pertama. Meskipun Eropa merindukan tatanan liberal, Sisson mengatakan kekuatan-kekuatan lain pasti akan mengikuti jejak Trump dalam mengejar kepentingan pribadi semata. "Itu tidak berarti beberapa prinsip inti dari tatanan tersebut tidak dapat dibentuk kembali, tetapi Trump sedang membentuk kembali politik internasional dengan cara yang akan bertahan lama."