REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Iran mengancam akan memberikan balasan yang menghancurkan dan segera terhadap serangan Amerika Serikat terhadapnya. Para pejabat Iran menegaskan kesiapan untuk berperang, di tengah meningkatnya tekanan terhadapnya. Juru bicara militer Iran, dikutip dari Aljazeera, Jumat (30/1/2026) Brigjen Mohammad Akrami Neya, mengancam akan memberikan balasan yang tegas dan segera. Secara politis, Wakil Presiden Iran, Mohammad Reza Aref, mengatakan Teheran akan bernegosiasi jika yakin bahwa Washington menginginkan negosiasi yang sesungguhnya dan bukan sekadar kedok untuk konspirasi yang lebih besar, menurut penjelasannya. Saluran 12 mengutip pejabat Amerika bahwa Bender melakukan kunjungan rahasia ke ibu kota Amerika pada Selasa dan Rabu untuk membahas masalah sensitive terkait kemungkinan serangan Amerika terhadap Iran.