REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meminta nasabah mewaspadai modus terhadap berbagai modus penipuan, termasuk phishing melalui website palsu yang mengatasnamakan BCA, menyusul laporan nasabah bisnis yang disampaikan melalui media sosial terkait transaksi transfer dana. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn menyampaikan bahwa perseroan telah berkomunikasi dengan nasabah dan melakukan investigasi lebih lanjut. Oleh sebab itu, BCA mengimbau nasabah untuk selalu berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan, termasuk website palsu yang bukan website resmi BCA. Sebelumnya, beredar di media sosial mengenai laporan nasabah bisnis yang kehilangan dana hingga miliaran rupiah. Namun, korban justru terjebak pada website palsu dengan alamat yang nyaris menyerupai situs resmi, diawali “vpk”, serta memiliki tampilan yang mirip dengan website resmi.