REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK — Duta Besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Danny Danon, memberikan pembelaan emosional dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB terkait serangan udara besar-besaran ke Iran. Israel menegaskan bahwa tindakan militer yang dilakukan bersama Amerika Serikat (AS) bukanlah bentuk agresi, melainkan langkah darurat demi mempertahankan eksistensi negara. Di hadapan para diplomat dunia, Danon menyatakan bahwa Israel tidak memiliki pilihan lain selain menghancurkan ancaman nuklir Iran sebelum terlambat. Tidak hanya menyerang Iran, Danon juga melontarkan kritik pedas kepada Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal Antonio Guterres. Ia mengingatkan bahwa sejarah telah mengajarkan dunia untuk tidak mengabaikan ancaman dari mereka yang secara terbuka menyerukan pemusnahan bangsa lain.

March 01, 2026 08:45 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN - Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani memastikan bahwa Majelis Ahli akan berkumpul pada Ahad (1/3/2026). Pertemuan ini untuk memulai proses pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran untuk menggantikan Ali Khamenei yang gugur. "Menurut pasal 111 Konstitusi Iran, dalam hal kematian pemimpin tertinggi, Majelis Ahli harus memilih pemimpin tertinggi yang baru secepatnya," kata Larijani, sebagaimana disiarkan televisi nasional Iran. Pada Ahad, televisi nasional Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei syahid akibat serangan rudal AS-Israel tersebut. Ledakan itu diduga akibat serangan balasan Iran atas serangan AS-Israel.

March 01, 2026 08:40 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Sabtu (28/2/2026), mengumumkan dimulainya "operasi ofensif paling brutal dalam sejarah angkatan bersenjata Iran" menyusul konfirmasi syahidnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Televisi pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa Khamenei tewas dalam serangan Israel dan Amerika Serikat. Kantor berita Iran Tasnim menyebutkan bahwa Khamenei syahid di kantornya pada Sabtu pagi. "Dalam beberapa saat, operasi ofensif paling brutal dalam sejarah angkatan bersenjata Republik Islam Iran terhadap Israel dan pangkalan teroris Amerika akan dimulai," sebut pernyataan IRGC seperti dikutip stasiun televisi pemerintah Iran itu. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei melambaikan tangan saat upacara salat Jumat di Teheran, Iran, 19 Agustus 2005 (diterbitkan kembali 1 Maret 2026).

March 01, 2026 07:56 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketika menghadapi gelombang protes nasional pada awal tahun ini, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei melancarkan penindakan paling berdarah dalam hampir empat dekade masa kekuasaannya. Dewan Tertinggi Keamanan Nasional mengkonfirmasi syahidnya Ayatollah Ali Khamenei, pada Ahad (1/3/2026), sebagaimana dilansir Aljazeera. Bahkan sebelum kompleks kediaman pemimpin tertinggi menjadi salah satu target awal pada Sabtu, tekanan terhadap Khamenei sudah meningkat. Penindasan terhadap protes, dengan ribuan orang tewas di tengah seruan “Death to Khamenei”, menunjukkan besarnya ancaman kemarahan publik. Serangan Israel dan AS selama perang 12 hari musim panas lalu telah merusak secara signifikan program nuklir, sistem rudal, serta kapabilitas militer Iran.

March 01, 2026 07:51 UTC

Sebuah ruang tunggu di area bandara tersebut dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat peristiwa yang mengejutkan publik ini. Otoritas Uni Emirat Arab (UEA) mengklaim telah berhasil mencegat ratusan drone yang mencoba masuk secara ilegal ke wilayah udara mereka. Meskipun kerusakan yang terjadi dikategorikan sebagai kerusakan fisik ringan, operasional bandara sempat mengalami penyesuaian jadwal untuk sementara waktu. Ruang tunggu yang terdampak langsung dikosongkan guna menjalani proses perbaikan serta sterilisasi oleh petugas keamanan bandara. Keberhasilan pencegatan ratusan drone ini dianggap sebagai bukti ketangguhan teknologi pertahanan udara yang dimiliki oleh negara tersebut.

March 01, 2026 06:03 UTC





Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei(AFP)PEMIMPIN Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara AS-Israel di kantornya, Sabtu (28/3). Trump menyebut Khamenei sebagai orang paling jahat.Putra Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, mulai muncul sebagai calon utama untuk posisi tersebut. Siapa Suksesor Ayatollah Ali Khamenei? Ada sejumlah nama yang disebut berpotensi menggantikan posisi pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, mereka yakni :Baca juga : Ali Khamenei Meninggal Dunia, Memahami Peran dan Makna Ayatollah dalam Sistem Politik IranMojtaba KhameneiMojtaba Khamenei merupakan anak kedua tertua dari pemimpin tertinggi yang telah wafat. Kematian Ayatollah Ali Khamenei juga diikuti oleh beberapa pemimpin oposisi yang ikut serta dalam upaya mengubah Iran menjadi negara demokrasi.

March 01, 2026 05:35 UTC

Kabar duka datang dari Teheran setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan telah meninggal dunia. Kepergian sosok sentral ini memicu kembali diskusi mendalam mengenai signifikansi gelar Ayatollah dalam struktur kekuasaan di Iran. Sistem politik Iran berlandaskan pada doktrin Wilayat al-Faqih yang memberikan kekuasaan mutlak kepada ulama senior sebagai wali faqih. Dampak dari wafatnya Ali Khamenei diprediksi akan meluas hingga ke tingkat stabilitas kawasan Timur Tengah secara keseluruhan. Meninggalnya Ali Khamenei menjadi titik balik sejarah yang akan menentukan posisi Iran di panggung dunia pada masa mendatang.

March 01, 2026 05:33 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN - Dewan Tertinggi Keamanan Nasional mengkonfirmasi syahidnya Ayatollah Ali Khamenei, pada Ahad (1/3/2026). Pemimpin tertinggi Iran itu dilaporkan gugur dalam serangan AS-Israel yang juga menewaskan anggota keluarganya. Sebelumnya, Kantor Berita ini mengutip sumber-sumber yang dekat dengan kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, melaporkan bawa putri Pemimpin Tertinggi Iran, menantu laki-lakinya, cucunya, dan istri anaknya gugur dalam serangan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pada Ahad bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur dalam serangan yang menargetkan Iran pada hari Sabtu, tanpa ada komentar resmi dari Iran hingga saat ini. BREAKING: The Official announcement of the martyrdom of the Supreme Leader of the Islamic Revolution of Iran Ayatollah Ali Khamenei.

March 01, 2026 05:16 UTC

Aksi tersebut dalam rangka mendukung Iran dan menegaskan solidaritas Islam dengan ketentuan bahwa hal itu dilakukan sesuai dengan waktu dan tempat yang ditentukan oleh panitia penyelenggara. "Serangan terhadap Iran merupakan agresi yang tidak adil, terang-terangan, dan kriminal terhadap negara Muslim tanpa alasan yang dapat dibenarkan," kata dia dikutip Aljazeera, Ahad (1/3/2026). Dia menegaskan serangan tersebut menargetkan rakyat Iran, lembaga-lembaga resminya, dan sistem Islamnya, dan menurutnya, serangan tersebut meluas hingga mencakup sekolah dasar untuk anak perempuan, yang mengakibatkan puluhan siswi menjadi korban jiwa. Orang-orang memegang poster saat melakukan aksi protes terhadap serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Iran, di Columbus Circle, New York, New York, AS, 28 Februari 2026. Israel dan militer AS melakukan serangan gabungan yang menargetkan sejumlah lokasi di Iran pada dini hari 28 Februari 2026, yang segera memicu demonstrasi di berbagai kota di AS.

March 01, 2026 05:16 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Saudi Press Agency (SPA), Sabtu (28/2/2025), melaporkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman menerima panggilan telepon pada hari Sabtu dari Presiden Amerika Serikat. Trump menyampaikan kecaman Washington atas serangan rudal terang-terangan terhadap Kerajaan, yang berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Kerajaan Arab Saudi. Dalam panggilan terpisah, Putra Mahkota Mohammed dan Presiden Suriah Ahmed Al-Sharaa membahas eskalasi militer yang sedang berlangsung di kawasan tersebut. Kantor berita AFP pada Sabtu (28/2/2026) melaporkan bahwa ledakan terdengar di ibu kota Arab Saudi, Riyadh. Seperti dilaporkan Al Jazeera, ledakan terdengar di Kuwait dan Bahrain.

March 01, 2026 05:11 UTC

Dewan Keamanan Tertinggi Nasional Iran mengatakan, syahidnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei akan menjadi titik awal bagi intifada besar-besaran melawan para tiran dunia," demikian menurut pernyataan mereka, dikutip dari Aljazeera, Ahad (1/3/2026). Dewan Tertinggi Keamanan Nasional mengkonfirmasi syahidnya Ayatollah Ali Khamenei, pada Ahad (1/3/2026), sebagaimana dilansir Aljazeera. Sebelumnya, Kantor Berita ini mengutip sumber-sumber yang dekat dengan kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, melaporkan bawa putri Pemimpin Tertinggi Iran, menantu laki-lakinya, cucunya, dan istri anaknya gugur dalam serangan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pada Ahad bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur dalam serangan yang menargetkan Iran pada hari Sabtu, tanpa ada komentar resmi dari Iran hingga saat ini. Dia mengatakan, mengenai kelanjutan operasi militer terhadap Iran, Trump mengatakan pemboman intensif dan akurat akan terus berlanjut tanpa henti sepanjang pekan atau selama diperlukan.

March 01, 2026 05:05 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Israel dan Amerika Serikat disebut mengatur waktu serangan ke Iran bertepatan dengan pertemuan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, bersama lingkaran terdekatnya pada Sabtu (28/2/2026). Israel menyatakan Khamenei tewas dalam serangan tersebut bersama sejumlah tokoh penting lain, termasuk Ali Shamkhani, mantan sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, serta Mohammad Pakpour, komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Dua sumber Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Khamenei pada Sabtu bertemu dengan Shamkhani dan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Larijani di sebuah lokasi aman sesaat sebelum serangan dimulai. Presiden AS Donald Trump dalam unggahan di platform Truth Social menyatakan pemimpin tertinggi Iran itu tewas setelah pergerakannya dilacak oleh intelijen. Menurut dua sumber AS dan seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim, konfirmasi mengenai pertemuan Khamenei dengan para penasihat utamanya menjadi pemicu digerakkannya operasi udara dan laut gabungan Israel-AS.

March 01, 2026 05:03 UTC

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Fars News Agency, mengutip sumber-sumber yang dekat dengan kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, melaporkan bawa putri Pemimpin Tertinggi Iran, menantu laki-lakinya, cucunya, dan istri anaknya gugur dalam serangan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pada Ahad bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur dalam serangan yang menargetkan Iran pada hari Sabtu, tanpa ada komentar resmi dari Iran hingga saat ini. Trump mengatakan, kematian Khamenei tidak hanya adil bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua orang Amerika yang hebat. “Pemimpin Tertinggi Iran tidak dapat lolos dari badan intelijen Amerika dan sistem pelacakan yang sangat canggih,” kata dia, dikutip dari Aljazeera, Ahad (1/3/2026). Dia mengatakan, mengenai kelanjutan operasi militer terhadap Iran, Trump mengatakan pemboman intensif dan akurat akan terus berlanjut tanpa henti sepanjang pekan atau selama diperlukan.

March 01, 2026 05:02 UTC

Samsung Galaxy S26 Series(Doc Samsung)SAMSUNG resmi menggebrak pasar teknologi dunia di awal tahun 2026 dengan meluncurkan lini flagship terbaru mereka, Samsung Galaxy S26 Series. Dalam ajang Galaxy Unpacked yang digelar di San Francisco, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini memperkenalkan tiga model utama: Galaxy S26 reguler, S26 Plus, dan kasta tertingginya, S26 Ultra. Berikut adalah 8 fitur paling canggih yang membuat Samsung Galaxy S26 Series layak disebut sebagai ponsel tercanggih di tahun 2026. Baca juga : Perbandingan Samsung Galaxy S26, S26+, S26 Ultra: Spesifikasi & Harga4. Daftar Harga Samsung Galaxy S26 Series di IndonesiaSamsung Galaxy S26 (12/256GB): Mata Uang Rupiah 16.499.000Mata Uang Rupiah 16.499.000 Samsung Galaxy S26+ (12/256GB): Mata Uang Rupiah 19.499.000Mata Uang Rupiah 19.499.000 Samsung Galaxy S26 Ultra (12/256GB): Mata Uang Rupiah 24.499.000Mata Uang Rupiah 24.499.000 Samsung Galaxy S26 Ultra (16GB/1TB): Mata Uang Rupiah 31.999.000*Harga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan dealer resmi.

March 01, 2026 04:42 UTC

Ilustrasi(Antara)DUTA Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, mendesak Amerika Serikat dan Israel agar segera menghentikan tindakan agresif terhadap Iran yang dinilai memperburuk ketegangan kawasan. Dalam rapat darurat Dewan Keamanan di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Nebenzia menegaskan bahwa serangan tersebut telah memicu eskalasi serius dan berpotensi meluas melampaui wilayah Iran. Mengutip laporan RIA Novosti, diplomat Rusia itu menyebut tindakan militer yang dilakukan AS dan Israel sebagai agresi bersenjata tanpa provokasi. "Negara kami mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menjamin keselamatan warga Rusia di Republik Islam Iran," ujar dia. Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan balasan berupa rudal yang diarahkan ke wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

March 01, 2026 04:24 UTC