Wakil Direktur Utama JICT, Budi Cahyono, menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya menambah kapasitas alat, tetapi juga memperkuat fundamental operasi JICT agar tetap unggul dan relevan. Penambahan alat EV ini merupakan jawaban atas tantangan produktivitas sekaligus membuka ruang lebih besar bagi JICT untuk terus bersaing," ujar Budi saat peresmian alat di JICT, pada Senin, (26/1/2026). Dengan hadirnya side loader dan reach stacker EV, JICT memperkuat kemampuan penanganan petikemas untuk mengimbangi peningkatan throughput dan mengurangi potensi bottleneck di lapangan. "Alat EV memiliki respons yang lebih stabil, getaran minimal, dan handling lebih presisi. Tingkat kesiapan alat (equipment readiness) dapat meningkat secara signifikan karena teknologi listrik jauh lebih sederhana dalam hal perawatan," jelas Budi Cahyono.