Dia mengatakan, dalam pertemuan itu, ikut memberikan masukan kepada Prabowo, khususnya terkait indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia. Menurut eks ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, pemerintah harus berkonsentrasi untuk memperbaiki IPK. "Kalau saya sih lebih banyak konsentrasi pada memberikan ini tentang memperbaiki IPK kan," kata Samad saat dihubungi Republika di Jakarta, Sabtu (31/1/2026). Samad menjelaskan, merujuk kepada United Nations Convention Against Corruption, terdapat empat fokus yang mesti dilakukan untuk memperbaiki IPK Indonesia. Selai itu, Samad memberi saran soal penyelamatan sumber daya alam (SDA) hingga perbaikan di tubuh institusi aparat penegak hukum.