REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Langkah MSCI yang akan mengeluarkan sejumlah emiten besar dalam pemeringkatan mereka, membuat IHSG terpukul dalam dua hari ini. Pada Rabo, 28/1/2026, IHSG turun hingga 7,3 persen dan memaksa otoritas bursa menempuh trading halt. Dia mengatakan, pelaku pasar, otoritas bursa, dan OJK harus menangkap pesan MSCI sebagai koreksi konstruktif untuk membangun bursa saham yang sehat. Dia mengatakan, saat lembaga mendapat kepercayaan, terkadang juga seperti memegang kuasa mengeluarkan “fatwa”, bahkan terkadang juga “fatwa” itu di patuhi tanpa reserve, sekalipun dalam dunia bisnis seharusnya sangat matematis dan logis. Nilai transaksi mencapai Rp 32,75 triliun, melibatkan 42,91 miliar saham dalam 2,55 juta kali transaksi.


Source:   Republika
January 30, 2026 12:29 UTC