Manajer Proyek Zona 7 Pertamina EP, Ahmad Firdaus Fasa, mengatakan fasilitas ini akan mencakup pencuci gas 8 MMSCFD, unit dehidrasi gas 9 MMSCFD, dan tiga unit kompresor gas, masing-masing dengan kapasitas 0,5 MMSCFD. “Fase fabrikasi adalah tonggak penting dalam meningkatkan kapasitas produksi minyak dan gas,” kata Ahmad dalam pernyataan tertulis pada Minggu, 25 Januari 2026. Lingkup fabrikasi termasuk konstruksi unit dehidrasi gas dan pencuci gas, yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas pemrosesan gas dari Lapangan Bambu Merah sebelum didistribusikan ke jaringan hilir. Setelah beroperasi, minyak yang diproduksi dari lapangan akan dikirim ke Stasiun Penggembur Cilamaya, sedangkan gas akan diproses sesuai spesifikasi penjualan sebelum disampaikan ke Stasiun Kompresor Gas Cilamaya. Di sana, gas akan digabungkan dengan produksi gas dari lapangan sekitar sebelum didistribusikan.


Source:   Koran Tempo
January 31, 2026 09:20 UTC