REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Dalam beberapa pekan terakhir, ancaman Amerika Serikat untuk melakukan eskalasi yang akan segera terjadi terhadap Teheran dan rezim Iran semakin meningkat. Dikutip dari Aljazeera, Ahad (1/2/2026), meskipun pemerintahan Amerika saat ini mengklaim serangan yang menargetkan fasilitas nuklir Iran dan program nuklirnya pada Juni lalu telah berhasil menghancurkan atau menunda proyek nuklir Iran selama bertahun-tahun, namun serangan tersebut tidak mengurangi keinginan Washington dan Tel Aviv untuk menghancurkan pilar-pilar kekuatan militer Iran, dan kali ini sasarannya adalah program rudal Iran. Sedangkan Iran, sepertinya Teheran tidak bakal ngelepasin program rudal balasannya, meski mereka jalanin dua jalur. Di tengah semua keributan ini, kita jadi ingat perang 12 hari dan kelemahan yang membuat Iran harus segera perbaiki sistem militernya. Meskipun kekuatan Teheran di bidang drone dan rudal terlihat jelas, mereka juga menunjukkan kelemahan yang jelas di sistem pertahanan udara dan pesawat tempur.