Karena itu, menjadi petugas haji tidak boleh dianggap sekadar sebagai kesempatan untuk menunaikan ibadah haji dengan fasilitas dari negara. Dia menjelaskan, pihaknya menyiapkan para trainer dan fasilitator untuk melatih calon petugas haji pada Diklat PPIH pada 10-30 Januari 2026 mendatang. “Kita ingin pastikan, semua petugas haji itu orientasi utamanya adalah pelayanan jamaah, bukan nebeng naik haji,” ujar Wamenhaj Dahnil usai menutup kegiatan Training of Trainers (ToT) Fasilitator Diklat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Kamis (8/1/2026). Uji fisik juga menjadi bagian penting karena sebagian besar tugas petugas haji bersifat fisik. “Evaluasi setiap tahun, kinerja petugas Haji dari unsur TNI Polri itu bagus kerjanya, tanggung jawab, disiplin dan sebagainya.