REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 659,67 poin atau 7,35 persen ke posisi 8.320,55, pada Rabu (28/1/2026) sore. Penurunan IHSG hingga memicu trading halt dan panic selling jangka pendek. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 63,58 poin atau 7,26 persen ke posisi 812,53. “Pembekuan perubahan bobot atau rebalancing MSCI pada Februari 2025, menurut saya, justru dapat menahan arus dana pasif keluar dari IHSG,” ujar Reydi. Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham.


Source:   Republika
January 29, 2026 03:03 UTC