Selasa, 13 September 2016 | 07:28 WIBTEMPO/IshomuddinTEMPO.CO, Jakarta - Satelit Modis bersensor Terra dan Aqua milik NASA pada Senin, 12 September 2016, mendeteksi 140 titik api kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, menyebutkan sumber kebakaran berasal dari pembukaan lahan untuk perkebunan dan pertanian di Kabupaten Sekadau, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Landak, dan Kabupaten Sanggau. Sutopo menjelaskan Satelit Himawari pada 12 September 2016 pukul 16.00 WIB juga mendeteksi sebaran asap tipis di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. "Sebaran asap di Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah juga terdeteksi," kata dia melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 12 September 2016. Sebanyak 3.500 personil dikerahkan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.
Source: Koran Tempo September 13, 2016 00:22 UTC