REPUBLIKA.CO.ID, KREMLIN -- Kremlin mengutuk ratusan ancaman bom yang diletakkan di sejumlah bangunan penting di Rusia. Intimidasi tersebut dilakukan melalui telepon oleh penelepon telepon anonim. Saat ini kepolisian masih memburu indentitas pelaku yang menyebarkan ancaman tersebut. Dmitry mengatakan, ancaman tersebut dilakukan ke sejumlah sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, bandara, stasiun, hingga universitas. Puluhan bangunan di Moskow dan St. Petersburg dievakuasi.
Source: Republika September 14, 2017 21:22 UTC