REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV – Kementerian Kesehatan Israel mengatakan pada hari Kamis bahwa 2.745 orang telah terluka dalam serangan rudal dan drone Iran sejak akhir bulan lalu. Kementerian mengatakan bahwa 179 orang terluka dalam serangan Iran dalam 24 jam terakhir, termasuk empat orang terluka sedang dan 18 orang terluka akibat gelombang kejut. Anadolu mengutip Institut Studi Keamanan Nasional di Universitas Tel Aviv, melaporkan 14 warga Israel telah tewas dalam serangan Iran sejak dimulainya serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Personel layanan darurat memeriksa kerusakan di lokasi sebuah bangunan yang terkena rudal Iran di Tel Aviv, Israel, 1 Maret 2026. Pasukan Iran juga menargetkan Pangkalan Udara Ovda, pangkalan pelatihan angkatan udara Israel yang strategis.
Source: Republika March 13, 2026 02:04 UTC