REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Militer Israel mengklaim bahwa pesawatnya mengebom target militan di Gaza pada Jumat (8/12). Militer Israel telah melakukan serangan di sebuah kamp pelatihan militan dan sebuah depot senjata untuk menanggapi roket yang diluncurkan sebelumnya dari Gaza ke kota-kota Israel. Sedikitnya satu orang warga Palestina terbunuh dalam bentrokan dengan pasukan Israel pada Jumat lalu dan puluhan lainnya terluka dalam demonstrasi terhadap pengakuan Presiden AS Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Hamas telah menyerukan pergolakan Palestina yang baru seperti "Intifada" pada tahun 1987-1993 dan 2000-2005 yang merenggut jiwa ribuan warga Palestina dan lebih 1.000 orang Israel. Selama beberapa dekade, Washington, seperti sebagian besar masyarakat internasional, menahan diri untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Source: Republika December 09, 2017 18:45 UTC