TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Syafruddin mengatakan nota kesepahaman (MoU) antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Polri dibuat setidaknya untuk membantu mengamankan tiga perhelatan besar tahun ini. Baca juga: Polri Dinilai Beri Pintu Masuk TNI Masuk ke Ranah KetertibanNota kesepahaman TNI-Polri ditandatangani Tito dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat rapat pimpinan bersama yang digelar 23 Januari 2018 lalu di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Dalam aturan Nomor B/2/2018 dan Nomor Kerma/2/I/2018 di Mou itu menyatakan bahwa TNI akan diperbantukan untuk menghadapi aksi massa. Perhelatan besar pertama yang dimaksud Syafruddin adalah Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada serentak 2018. Perhelatan besar kedua, menurut Syafruddin, yang membutuhkan pengamanan Polri adalah Asian Games 2018 yang akan dibuka 8 Agustus mendatang.
Source: Koran Tempo February 04, 2018 05:37 UTC