KOMPAS.com - Selama pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sejak 2020, diperkirakan prevalensi masyarakat Indonesia yang menderita depresi atau gangguan mental semakin meningkat. Para ahli selalu menyarankan, setiap orang yang mengalami depresi atau gangguan mental harus segera mencari bantuan untuk bisa mengatasi persoalan yang sedang dihadapinya. Namun, bukan rahasia lagi bahwa masih banyak kelompok masyarakat Indonesia yang enggan pergi ke psikolog untuk berkonsultasi mengenai masalah atau gangguan mental yang dimilikinya. Daftarkan emailMembantu menjawab pertanyaan mendasar ini, Psikolog dari aplikasi konseling online Riliv, Della Nova Nusantara MPsi Psikolog menjelaskan beberapa hambatan atau kendala yang membuat seseorang ragu untuk pergi berkonsultasi ke psikolog. Padahal, Della menegaskan, gangguan kesehatan mental itu bukan hal yang tabu dan bukan sebuah aib besar.
Source: Kompas August 09, 2021 13:15 UTC