Sejumlah pengguna menyadari akunnya seolah dipaksa agar mengikuti (follow) @POTUS, akun resmi Presiden AS Donald Trump di Twitter. Menurut dia, kesalahan terjadi saat proses migrasi akun @POTUS lama yang dikelola oleh tim Barack Obama ke akun baru @POTUS44. People who followed @POTUS44 (Obama Admin) after 12pET were mistakenly set to also follow @POTUS (Trump Admin). — jack (@jack) January 21, 2017Dorsey pun menyatakan bahwa semua masalah sudah diperbaiki. Orang yang secara tidak sengaja dibuat follow ke akun @POTUS sudah tidak lagi mengikuti akun tersebut.
Source: Kompas January 23, 2017 08:32 UTC