Tentara Israel menggunakan gas air mata dan menembakkan peluru. REPUBLIKA.CO.ID, GAZA CITY -- Sedikitnya 95 orang Palestina cedera di perbatasan antara bagian utara Jalur Gaza dan Israel, Senin malam (17/9). Juru bicara Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza Ashraf Al-Qedra mengatakan dari 95 orang yang cedera tersebut, 26 ditembak oleh tentara Israel dengan menggunakan peluru aktif. Protes di bagian utara Jalur Gaza diselenggarakan oleh komisi tertinggi "Pawai Akbar Kepulangan", yang berpusat di Jalur Gaza, untuk menentang blokade Israel atas daerah kantung Palestina tersebut. Tentara Israel menggunakan gas air mata dan menembakkan peluru aktif untuk menanggapi.
Source: Republika September 18, 2018 01:41 UTC