AS Pertimbangkan Sanksi pada Myanmar - News Summed Up

AS Pertimbangkan Sanksi pada Myanmar


AS Pertimbangkan Sanksi pada Myanmar[WASHINGTON] Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan sanksi-sanksi terbaru atas Myanmar setelah sekitar setengah juta Muslim Rohingya melarikan diri dari Rakhine State. Kementerian Luar Negeri AS menyebut krisis itu memiliki “proporsi yang epik”. Juru bicara Kemlu AS, Senin (23/10), Heather Nauert, menyatakan AS telah menghentikan pembebasan perjalanan untuk pemimpin militer Myanmar serta sedang mempertimbangkan opsi sanksi ekonomi. “Sangat penting bahwa setiap individu atau entitas yang bertanggung jawab atas kekejaman, termasuk aktor non-negara dan kelompok main hakim sendiri, untuk bertanggung jawab,” kata Nauert. Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengatakan AS meminta pertanggungjawaban kepemimpinan militer Myanmar untuk bertanggung jawab atas kekerasan terhadap warga Muslim Rohingya.


Source: Suara Pembaruan October 25, 2017 14:15 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */