REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat (AS) mengatakan pihaknya tidak berniat untuk menandatangani perjanjian anti-nuklir global. "Perjanjian ini tidak akan membuat dunia lebih damai, tidak akan mengakibatkan penghapusan senjata nuklir tunggal, dan tidak akan meningkatkan keamanan negara," tambah juru bicara tersebut. Perjanjian anti-nuklir ini digagas oleh Kampanye Internasional untuk Menghapuskan Senjata Nuklir (ICAN), yang mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian. Perjanjian ini telah diadopsi oleh 122 negara anggota PBB pada Juli lalu. Kesepakatan tersebut hanya bersifat simbolis karena tidak satu pun dari sembilan negara yang dicurigai memiliki senjata nuklir, telah ikut menandatanganinya.
Source: Republika October 07, 2017 07:41 UTC