BOLASPORT.COM - Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris menyoroti bahaya efek gas air mata yang ditembakkan polisi dalam tragedi Kanjuruhan. Abdul Haris menjadi salah satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden menewaskan banyak orang di Stadion Kanjuruhan. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Abdul Haris meminta maaf dan menyesalkan tragedi tersebut bisa terjadi di bawah komandonya. Akan tetapi, Haris meminta ada pemeriksaan lebih mendalam mengenai gas air mata yang ditembakkan pihak keamanan. Pada tahun 2018 juga sempat terjadi penembakkan gas air mata dalam laga Arema FC vs Persib Bandung.
Source: Kompas October 08, 2022 12:59 UTC