JawaPos.com - Insiden pemukulan yang dilakukan oleh Pratu DK anggota Batalyon Infantri (Yonif) 744 Kupang kepada personel Polisi Lalu Lintas (Polantas) Bripka DI, Rabu lalu (19/7) berakhir dengan damai. Hal tersebut setelah aparat TNI dan Polda NTB bergerak cepat dengan menggelar pertemuan dan mediasi yang digelar di Mapolda NTB. Pertemuan tersebut juga digunakan untuk membahas insiden pemukulan yang dilakukan. Kapolda juga meminta setiap prajurit TNI yang sedang cuti di NTB untuk menghadap Kodim atau Koramil dulu dan selanjutnya akan dilaporkan situasi disini itu solid,"katanya. Karena TNI dan Polri tetap bersatu.
Source: Jawa Pos July 20, 2017 21:45 UTC