Presiden Mali digulingkan dalam kudeta militerREPUBLIKA.CO.ID, BAMAKO -- Para pemimpin Afrika Barat meningkatkan tekanan terhadap pemimpin pemberontakan yang berkuasa di Mali pada Kamis (20/8) malam. Mereka meminta untuk mengizinkan Presiden yang digulingkan, Ibrahim Boubacar Keita, kembali ke tampuk kekuasaan. Kepala negara dari Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS) menyerukan mobilisasi pasukan militer regional yang siaga. Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Prancis juga mendesak kembalinya tatanan konstitusional di Mali, di tengah kekhawatiran bahwa milisi dapat muncul kembali dalam pergolakan politik. "Tidak ada kudeta karena tatanan konstitusional masih berlaku," kata juru bicara junta, Ismael Wague.
Source: Republika August 21, 2020 03:33 UTC