TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Rumadi Ahmad mengkritik keras upaya mencampuradukkan agama Islam dengan politik praktis yang terjadi pada pilkada DKI Jakarta. Kritik Rumadi ini berkaitan dengan adanya penolakan menyalatkan jenazah pendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. Ini yang mendasari NU bersikap. Namun yang ia maksud, politik agama bukan dengan tindakan politik praktis untuk kepentingan sendiri. Berbagai peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini di Jakarta adalah bukti terjadinya politisasi agama.
Source: Koran Tempo March 16, 2017 00:56 UTC