Maka, Rasulullah SAW bersabda, "Tidak mengapa kekayaan itu bagi orang bertakwa dan kesehatan bagi orang bertakwa lebih baik dari kekayaan, sedangan kenyamanan dan kekayaan jiwa termasuk dalam kenikmatan." Rasulullah SAW pernah bertanya kepada Abu Dzar ra, "Wahai Abu Dzar, apakah banyaknya harta adalah kekayaan?" Beliau bersabda, "Sesungguhnya kekayaan itu adalah kekayaan hati dan kemiskinan adalah kemiskinan hati." Makna hakiki kekayaan dalam pandangan Rasulullaah SAW adalah kekayaan jiwa. Agar memiliki kekayaan hakiki kita harus; Pertama, tidak melihat pada harta orang lain.
Source: Republika January 12, 2017 02:18 UTC