BANGIL - Masih sedikit petani yang mendapatkan kartu tani di tahun 2017 ini. Sehingga, mulai tahun ini mulai diadakan kartu tani agar proses pencairan pupuk subsidi bisa lebih mudah,” ungkapnya. “Namun, tahun depan bisa naik jadi 30 persen, bahkan di tahun 2019 targetnya semua petani sudah memiliki kartu tani,” ungkapnya. Ihwan berharap kartu tani ini lebih mempercepat proses distribusi pupuk subsidi dan agar lebih tepat sasaran. Kendati tahun ini masih sekitar 10 persen yang baru menerima, namun ke depan akan lebih banyak kartu tani yang terdistribusi dan target tahun 2019 semua petani sudah mendapatkan kartu tani.
Source: Jawa Pos August 22, 2017 03:04 UTC