JawaPos.com – Agen pemain disinyalir juga ikut bermain dalam praktik match fixing di sepak bola Indonesia. Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali mengungkapkan, praktik match fixing melibatkan semua kalangan. Januar Herwanto, manajer Madura FC (M. Syafaruddin/JawaPos.com)Selain nama-nama di atas, para agen pemain juga ditengarai terlibat dari praktik kotor ini. Karena koneksinya yang bisa menembus pemain maupun pelatih, agen juga berpotensi untuk mengatur sebuah pertandingan. Untuk menangkalnya, sebisa mungkin Madura FC menghindari penggunaan jasa agen saat merekrut pemain.
Source: Jawa Pos December 17, 2018 06:00 UTC