Foto: TEMPO/HamludinTEMPO.CO, Denpasar - Profesor Paul Connett, ahli sampah asal Amerika Serikat melakukan kampanye “Zero Waste Hero Tour 2016” di Denpasar, Jakarta, Bandung dan Surabaya. Model zero waste ini menitikberatkan pengelolaan sampah sejak dari sumber produksinya. Paul menegaskan, pengelolaan sampah mestinya mengadopsi konsep Circular Economy (Ekonomi Melingkar) sehingga proses produksi dan konsumsi tidak menghasilkan sampah. Pemerintah provinsi dan kota bertanggung jawab untuk mengelola material residu, sampah yang tidak dapat dikompos atau di daur ulang. Koordinator Komunitas Peduli Sampah (KPS) Bali, Surya Anaya menyebut, regulasi yang ada terkait pengelolaan sampah dengan konsep minimisasi dan pengurangan pada sumbernya sudah dimandatkan dalam Undang-undang No.18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
Source: Koran Tempo November 02, 2016 16:22 UTC