beredar hoaks yang menyebutkan Covid-19 disebabkan oleh bakteri bukan virus. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ahli Virologi Universitas Udayana Prof G N Mahardika mengatakan tanpa autopsi diagnosis persumtive, infeksi Covid-19 berat dapat dilakukan dengan rontgen atau CT scan. Pernyataan Mahardika ini untuk membantah hoaks yang menyebutkan, bahwa Covid-19 disebabkan oleh bakteri bukan virus. Dalam Covid-19, memang ada faktor komorbiditas, tapi menurut Mahardika, causa mortis yang membuat pasien positif Covid-19 meninggal perlu dilihat. Publikasi hasil autopsi pasien kasus Covid-19 sudah banyak di luar negeri dan membuktikan penyebabnya virus, sehingga tidak perlu autopsi untuk membuktikan hal sama di Indonesia.
Source: Republika June 02, 2020 08:03 UTC