"Negara kita masih tahan untuk tidak menaikkan yang namanya Pertalite. Namun ketimbang menaikan harga BBM, lanjut Jokowi, pemerintahannya lebih memilih opsi menahan harga dengan gelontoran duit subsidi, dalam hal ini untuk BBM Pertalite yang dijual Pertamina. "Negara kita ini masih tahan untuk tidak menaikkan yang namanya Pertalite," ujar Jokowi. Thailand sudah Rp 20.000 (per liter), kita (Pertalite) masih Rp 7.650 (per liter). Disubsidi oleh APBN," kata Jokowi lagi.
Source: Kompas July 09, 2022 03:31 UTC