TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Alexander Lukashenko pada Senin mengklaim atlet Belarusia Krystsina Tsimanouskaya yang membelot di Olimpiade Tokyo telah "dimanipulasi" oleh pihak asing dan tidak akan melarikan diri ke luar negeri jika tidak dipengaruhi. ADVERTISEMENTPuluhan ribu orang turun ke jalan pada tahun 2020, protes terbesar bagi pemerintahan Lukashenko sejak ia menjadi presiden pada tahun 1994. Belarusia kembali menjadi sorotan internasional pekan lalu ketika sprinter Krystsina Tsimanouskaya melarikan diri ke Warsawa, Polandia, menyusul perselisihan dengan tim pelatihnya yang menurutnya telah menyebabkan dia diperintahkan pulang. Dia juga membantah terlibat dalam kematian Vitaly Shishov, yang memimpin sebuah organisasi berbasis di Kyiv yang membantu warga Belarusia melarikan diri dari penganiayaan. Warga Belarusia di luar negeri mengadakan unjuk rasa menentang Alexander Lukashenko pada hari Minggu di kota-kota termasuk Kyiv, London, Warsawa dan Vilnius.
Source: Koran Tempo August 09, 2021 13:30 UTC