REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Insinyur telah mengembangkan teknik baru untuk memprediksi kejadian ekstrem yang nampaknya terjadi tanpa peringatan. Peristiwa semacam itu, dari ketidakstabilan di dalam turbin gas hingga gelombang yang tiba-tiba datang di perairan yang tenang. "Kami telah menerapkan kerangka ini untuk aliran cairan yang bergejolak, yaitu Holy Grail dari kejadian ekstrem. Mereka ditemui dalam dinamika iklim dalam bentuk curah hujan ekstrem, dalam aliran fluida teknik seperti tekanan di sekitar airfoil, dan ketidakstabilan akustik di dalam turbin gas," ungkapnya. Jika bisa memprediksi terjadinya kejadian ekstrem ini, mudah-mudahan dapat menerapkan beberapa strategi pengendalian untuk menghindarinya.
Source: Republika October 04, 2017 00:56 UTC