REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPD RI, Farouk Muhammad menyatakan penghargaannya kepada semua pihak baik pemda, aparat keamanan, dan masyarakat di Maluku yang tetap menjaga keharmonisan di wilayah ini. Sampai 2001 itu masih ada walau sudah tak ada tempat. Islam dan non-Islam yang hakekatnya tak bermotif agama dan itu menempis isu SARA," papar Farouk hanya kepada Republika.co.id, Ahad (30/4). Melalui salah seorang pendeta bernama pendeta Jack, dirinya menitipkan pesan untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat Indonesia yang ada di Belanda. Baca juga :- Tokoh Pemuda Maluku: Tak Ada Lagi Bendera RMS Berkibar- Pemuda Maluku: NKRI Harga Mati- Uskup Mandagi: Saya Bangga Maluku Kini Aman
Source: Republika April 30, 2017 09:40 UTC