Amnesti: Myanmar Biarkan Warga Rohingya di Rakhine Kelaparan[COX'S BAZAR] Amnesti Internasional dalam laporannya menyebut otoritas di Myanmar telah merampok, menculik, dan secara sengaja membiarkan warga Rohingya termasuk anak-anak kelaparan, sebagai upaya untuk membuat hidup mereka “sangat tidak bisa ditoleransi” sehingga meninggalkan negara itu. Amnesti juga menduga pembersihan etnis terus berlanjut terhadap hampir 690.000 warga Rohingya yang melarikan diri ke Myanmar sejak negara meluncurkan tindakan keras ke Rakhine utara, akhir Agustus lalu. Menurut Amnesti, kekurangan makanan disebabkan sebagian besar karena aksi pasukan keamanan Myanmar yang memblokir warga Rohingya untuk mengakses lahan padi mereka, pasar-pasar, dan bantuan internasional. “Tindakan yang disengaja oleh otoritas Myanmar, pada dasarnya membuat banyak orang Rohingya yang berusaha tetap tinggal di desanya, merasa kelaparan,” sebut laporan Amnesti. Aksi militer Myanmar yang secara sengaja membiarkan warga Rohingya kelaparan juga dikonfirmasi oleh kantor berita Amerika Serikat (AS),Associated Press.
Source: Suara Pembaruan February 09, 2018 21:00 UTC