REPUBLIKA.CO.ID, HAJJAH -- Konflik selama empat tahun telah mendorong Yaman menjadi salah satu negara Arab termiskin, dan warganya terancam kelaparan. Salah satu penduduk desa pertanian kecil di perbukitan Provinsi Hajjah di barat laut Yaman, Hussein Abdu (40 tahun) jatuh miskin dan harus menyaksikan anak-anaknya kekurangan gizi dan kelaparan. Sistem perawatan kesehatan Yaman telah runtuh akibat perang. Setelah terjadinya perang, harga 5 kilogram beras melonjak menjadi 3.500 real Yaman. "Satu kantung gandum 20 kilogram dukunya 6.000 real Yaman dan sekarang 9.000 real Yaman.
Source: Republika March 21, 2019 10:45 UTC