TEMPO.CO, Jakarta - Anak-anak yang lahir melalui prosedur persalinan caesar disebut memiliki sistem kekebalan tubuh tak sekuat mereka dengan kelahiran pervaginaan. Sementara itu, anak yang lahir melalui pervaginaan atau normal mendapatkan mikrobiota dari jalan lahir, sehingga jumlah bakteri baiknya tinggi. Sebuah penelitian menunjukkan, anak lahir caesar butuh waktu enam bulan untuk mencapai mikrobiota usus yang serupa dengan anak lahir normal sehingga anak lahir caesar memiliki risiko lebih tinggi terhadap berbagai gangguan sistem imunitas. Namun, anak-anak yang lahir melalui prosedur caesar masih bisa jumlah mikrobiotanya mencapai keseimbangan, salah satunya memberinya ASI sesuai anjuran para pakar kesehatan. Hal ini, sambung dia, dapat membantu meningkatkan sistem imun selama dua tahun pertama kehidupan serta menurunkan risiko anak mengidap penyakit alergi.
Source: Koran Tempo August 27, 2020 09:56 UTC