Pada 29 Agustus lalu, 10 anggota keluarganya tewas akibat misil yang ditembakkan militer Amerika Serikat di Kabul, Afghanistan. Ada laporan bahwa anggota ISIS-K bakal kembali melakukan serangan bom bunuh diri. Mereka yakin mobil itu membawa pelaku bom bunuh diri. Rudal menghantam jalan, lalu masuk rumah keluarga Ahmadi saat anak-anak berlarian keluar untuk menyambut kedatangan Zemerai. Negeri Paman Sam itu berjanji untuk memberantas ISIS-K dan membalas dendam atas tentara dan warganya yang tewas dalam bom bunuh diri di Bandara Hamid Karzai, Kabul.
Source: Jawa Pos September 20, 2021 07:07 UTC