Ratusan Buruh dengan mengendarai motor dihalau polisi saat akan menuju gedung DPR untuk melakukan aksi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di bawah Flyover Senayan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2020. TEMPO/M Taufan RengganisTEMPO.CO, Jakarta - Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee menilai Undang-undang Cipta Kerja alias Omnibus Law dapat memberikan sentimen positif bagi dunia bisnis dan ekonomi Indonesia. Sebelumnya, Sejumlah akademisi menyoroti persoalan komunikasi dari pemerintah terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja, yang menuai penolakan masif di masyarakat. Emrus menyampaikan bahwa substansi dari Omnibus Law ini sebenarnya bagus. Padahal seharusnya, kata dia, komunikasi ini harus dimulai sejak ide Omnibus Law ini dibuat sampai dengan tahap pelaksanaannya nanti.
Source: Koran Tempo October 12, 2020 00:00 UTC