Meski tak sekeras kedua negara besar dunia itu, ancam mengancam di bidang perdagangan tampaknya bakal terjadi antara Indonesia dan Uni Eropa (UE). Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan mengingatkan persoalan pembatasan CPO di Uni Eropa harus ditangani dengan serius. "Jadi kalau dulu itu disebut sawit itu tidak sehat, kita sebut sehat, kemudian disebut deforestasi, kita sebut enggak, selalu defensif. Jika Parlemen Uni Eropa resmi menolak produk CPO, perang dagang berpotensi muncul antara Eropa dengan negara produsen sawit di Asia dan Amerika Latin. Mendag menilai ancaman larangan penggunaan minyak sawit mentah di Uni Eropa akibat persaingan bisnis.
Source: Republika April 10, 2018 08:15 UTC