UBUD, KOMPAS.com - Andromax, lini ponsel bikinan Smartfren, sempat masuk ke 5 vendor ponsel teratas di Indonesia versi IDC di kuartal-IV 2015 lalu. Sebelumnya, data IDC menyebut Smartfren berada di posisi ketiga di Indonesia dengan raihan pangsa pasar 9,7 persen di kuartal empat 2015. Smartfren tak lagi ada di daftar 5 besar vendor ponsel di Indonesia menurut IDC, berpatokan pada data pertumbuhan (growth) penjualan dari tahun ke tahun yang dirilis pada Mei 2016 lalu. "Tahun 2015 itu kami mulai transisi dari CDMA ke 4G, dulu kan masih banyak pengguna CDMA Smartfren, nah itulah kenapa seret (penjualannya), impact-nya ke tahun ini (pangsa pasar)," kata Sukoco. Sukoco pun yakin, pangsa pasar Smartfren akan kembali pulih.
Source: Kompas August 12, 2016 04:52 UTC